Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Jembatan Ampera Miliki 6 Ribu Titik Keretakan, Berbahayakah?

Gambar
Palembang - Pelat lantai jembatan Ampera sebagai ikon Kota Palembang mengalami keretakan. Tercatat sekitar 6.000 titik keretakan ditemukan di jembatan berusia puluhan tahun itu.

Keretakan sendiri diketahui sudah terjadi sejak 2 tahun terkahir. Faktor utama dari keretakan yakni karena usia jembatan itu sudah tua dan menjadi jalur lalu lintas utama di Kota Pempek.

"Ini sudah terjadi sejak 2 tahun lalu, ada sekitar 6.000 titik keretakan yang terjadi pada bagian pelat lantai. Retak jembatan dipengaruhi beban berat, serta usia dari jembatan sendiri," kata PPK Jembatan Metropolitan BBPJN Wilayah V, Suwarno kepada detikcom, Rabu (23/5/2018).



Sebelum adanya 6.000 keretakan yang tercatat pada tahun ini, keretakan juga sudah pernah terjadi pada tahun 2010 dan 2014 lalu.
Untuk 6.000 titik keretakan sendiri tidak terlalu berdampak pada lalu lintas yang ada di atasnya. Hanya saja, jika tidak segera diperbaiki maka akan semakin meluas.

Pada tahun 2010 keretakan terjadi akibat adanya kebaka…

Namanya Jembatan Setan, Tapi Kok Cantik Ya

Gambar
Gorlitz - Ada jembatan yang konon dibangun oleh setan di Jerman. Namun ternyata jembatan ini sangat elok dan instagramable.

Dikumpulkan detikTravel dari beragam sumber, Jumat (25/5/2018) jembatan ini bernama The Devil's Bridge atau bahasa lokal menyebutnya Rakotzbrucke. Konon jembatan ini dulunya dibangun oleh setan.

Jembatan ini bisa traveler lihat di Kromlauer Park yang berada di sebuah desa kecil di Gablenz, sebelah timur Jerman. Jika berangkat dari Berlin, memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan (241 Km). Untuk menuju ke sini traveler bisa menggunakan kendaraan pribadi atau bus. Namun bus tidak setiap hari menuju rute ini, jadi butuh perencanaan yang matang untuk melihat jembatan ini.





Kenapa dinamakan jembatan setan? Jika dilihat dari bentuk jembatan yang melengkung sempurna dengan badan jembatan yang tipis, sangat tidak mungkin itu dibangun oleh tangan manusia. Apalagi jika dilihat dari kejauhan, jembatan terlihat berupa lingkaran sempurna karena adanya pantulan dari genangan air…

Horor Macan Tutul Ngumpet di Kolong Rumah

Gambar
Sukabumi - Hendi alias Goci (53) terbangun dari tidurnya. Dia mendengar suara mencurigakan, ayam peliharaannya bersuara keras kemarin malam.

Warga Kampung Perbawati, Desa Perbawati, Sukabumi, ini lalu keluar rumah mengecek sumber suara tersebut. Dengan senter di tangan, Goci melihat bulu ayam hingga kemudian menelusurinya.

"Malam tadi ayam bunyi, saya lihat bulu awur-awuran (berserakan) di samping rumah. Saya ngikut ceceran bulu ayam. Saya bawa senter, pas senterin ke bawah kolong rumah, saya lihat macan tutul," kata Goci kepada detikcom di rumahnya, Kamis (17/5/2018).

Goci mengaku tak bisa tidur setelah tahu ada macan tutul (Panthera pardus) bersembunyi di kolong rumahnya. Goci yang tinggal bersama istrinya itu memilih begadang karena panik.

"Begitu tahu ada macan di bawah rumah saya langsung balik badan dan masuk ke dalam rumah. Saya enggak bisa tidur, (Rabu) malam langsung bisik-bisik dengan istri ada macan di bawah rumah," tutur Goci.


Dia menduga macan tersebut keke…

KPK Apresiasi Kejaksaan Eksekusi Rp 169 M Duit Korupsi Samadikun

Gambar
Jakarta - KPK mengapresiasi prestasi Kejaksaan Agung yang berhasil mengembalikan kerugian negara dari koruptor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Samadikun Hartono. Atas peran kejaksaan, uang senilai Rp 169 miliar hasil korupsi Samadikun bisa kembali ke kas negara.

"Kalau ada terpidana yang membayarkan kewajibannya, apakah itu uang pengganti saya kira itu positif ya. Karena itu adalah suatu kebijakan pembuktian aparat penegak hukum dalam hal ini kejaksaan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (17/5/2018).

Febri menambahkan KPK kini juga menangani kasus BLBI dengan tersangka mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsyad Temenggung. Saat ini perkara Syafruddin itu telah memasuki proses persidangan.


"KPK juga menangani satu kasus BLBI juga Syafruddin Arsyad Temenggung dari BPPN ya. Kami sedang concern juga ke kasus ini karena kerugian negaranya juga besar diduga Rp 4,58 T dan pekan dep…

Kapolri Dispensasi Anak Bripka Frence Masuk Polisi

Gambar
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan kebijakan talent scouting kepada calon bintara Polri, Irfan Sang Frence. Irfan adalah anak Bripka Marhum Frence, yang gugur disabet pisau beracun di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Tadi saat Pak Kapolri melayat almarhum Aipda Anumerta Marhum Frence di Mako Brimob, beliau bertemu dengan putra dari almarhum yang bernama Irfan Sang Frence," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal lewat pesan singkat, Jumat (11/5/2018).

"Pak Kapolri membantu keluarga dengan memberikan kebijakan talent scouting atau dispensasi untuk masuk polisi," sambung Iqbal.



Aipda Anumerta Marhum Frence memiliki tiga anak. Tito berharap, dengan menjadi polisi, Irfan dapat meringankan beban keluarga.

"Almarhum meninggalkan istri dan tiga anak. Ini yang mau masuk Polri adalah anak tertua. Sehingga Pak Kapolri berharap ananda bisa meringankan beban keluarga," tutur Iqbal.

Bripka Frence disabet dengan senjata tajam setelah meng…

Akhir Insiden Kapolres Karawang

Gambar
Jakarta - Video Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan viral dan jadi perbincangan di media sosial. Di video tersebut, Hendy sempat menyinggung institusi TNI.

Dari video yang beredar, Hendy terlihat tengah berbicara melalui pengeras suara kepada sejumlah orang di depan sebuah gedung. Dia menyebut kesatuan Kopassus.

"Dari Kopassus, saya gulung semua! Saya tidak pernah peduli. Saya kalau menegakkan kebenaran siapa pun depan saya, saya gulung semua," kata Hendy dalam video.



"Yang anggota marinir tunggu dulu, anggota POM lagi ke sini. Kalau perlu panglima, saya telepon suruh ke sini. Tidak boleh ada gaya-gaya preman di sini. Saya Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan, catat!" tutur Hendy.

Setelah video tersebut jadi viral, Hendy meminta maaf melalui video yang diunggah lewat akun Instagram @tnilovers18.

"Assalamualaikum, berkaitan dengan beredarnya video pengamanan unjuk rasa yang berisi tentang penyebutan oleh diri saya tentang institusi marinir maupun panglima,…

Kapal Tunda Tenggelam di Perairan Banten, 1 Orang Hilang

Gambar
Cilegon - Sebuah kapal tunda atau tugboat tenggelam di perairan Bojanegara, Banten. Dua orang anak buah kapal ditemukan selamat, sedangkan kapten kapal, Hendra (30), masih dicari.

Kejadian itu dilaporkan pada Kamis sore sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, kapal tunda Motorola 901 tengah menarik KMP Jatra II menuju pelabuhan Samudera Marine Indonesia, Bojanegara. Namun tali kapal tiba-tiba putus dan kapal kemudian tenggelam.

"Jadi, pas tugboat itu narik, tiba-tiba tenggelam. Dua orang selamat, sedangkan kapten kapalnya masih dalam pencarian," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Hairoe Amir, saat dimintai konfirmasi, Kamis (3/5/2018).



Kedua ABK yang selamat diketahui bernama Afrizon dan Sayudin. Saat kapal tenggelam, keduanya berhasil menyelamatkan diri, tapi kapten kapal diperkirakan masih di dalam kapal.

"Kemungkinan, pas kapal tenggelam itu, dua orang berusaha menyelamatkan diri, sedangkan kapten kapalnya masih dalam pencarian," kata dia.

Sekitar pukul 17.00 WIB, pencaria…

Terpidana Penipuan Bon Fiktif Rp 239 Juta Ditangkap di Tangerang

Gambar
Jakarta - Kejaksaan Negeri Jakarta Utara menangkap seorang buron kasus penipuan terhadap PT Kalimas, Yusnie Orient. Yusnie ditangkap setelah diburu selama 1 tahun lebih.

"Kami telah melakukan penangkapan terhadap terpidana atas nama Yusnie Orient yang telah buron selama lebih kurang 1 tahun dua bulan," kata Kepala Kejari Jakut Roberth M. Tacoy keterangan tertulisnya, Kamis (3/5/2018).

Penangkapan tersebut terjadi pada Kamis (3/5) pukul 11.30 WIB. Yusnie dibekuk di wilayah Alam Sutera, Tangerang, Banten dalam operasi tangkap buron (Tabur) yang dilakukan Kejari Jakut.





Yusnie yang juga Komisioner PT Kalimas diketahui melakukan penipuan dengan rekannya Muliwan Lukman. Dalam aksinya, mereka menggunakan modus pencairan bon fiktif yang merugikan perusahaan Rp 200 juta lebih.

"Dia terbukti melakukan kegiatan penipuan terhadap PT Kalimas dengan modus pencairan bon belanja fiktif terkait belanja perusahaan sebesar Rp. 239.483.033," ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Yusnie…